detikTravel Community - Selain Pahawang, banyak destinasi wisata pantai lainnya yang cantik di Lampung. Salah satunya pulau pisang yang bisa dicapat melalui jalur darat dan dari awal tahun lalu saya merencanakan ingin sekali mengunjungi Pulau Pisang di Lampung, karena menurut cerita orang ini merupakan pulau yang cantik. Akhirnya saya membuat rencana untuk menjelajah Pulau menuju Pulau Pisang memakan waktu yang cukup panjang. Untuk menuju ke sana saya menggunakan transportasi darat dan laut. Mulai dari menyeberang Merak-Bakauheni, melewati Bandar Lampung, terus menuju barat Lampung, melewati Taman Nasional Bukit Barisan, Krui dan akhirnya sampai di pelabuhan kecil di Pantai Tembakak pada pukul 1 Tembakak inilah tempat kami menyeberang untuk ke Pulau Pisang, sebenarnya bisa saja kalau menyeberang lewat Krui, namun durasi penyeberangan lebih lama sekitar 1 jam. Kalau lewat Pelabuhan Tembakak hanya 10 menyeberang ke Pulau Pisang kita menggunakan kapal nelayan yang sangat kecil dan unitnya hanya sedikit, kapal ini juga dijadikan transportasi rutin warga setempat untuk menyebrang Pulau menunggu kapalnya bersandar di Pelabuhan Tembakak untuk menjemput kita hampir 4 jam. Hal ini dikarenakan kapal yang sedikit itu disewa oleh satu rombongan sehingga kita harus menunggu kapal yang kami sampai di Pulau Pisang pukul hari sudah gelap dan magrib akan menjelang. Sampai di Pulau Pisang kami langsung menuju penginapan di rumah warga setempat. Awalnya saya pikir Pulau Pisang itu hanya sebuah pulau kosong untuk wisata seperti Pulau Pahawang. Ternyata Pulau Pisang itu sebuah desa terpencil yang banyak rumah warganya sangat khas dan eksotik tapi sayang banyak sekali rumah kosong di sana karena ditinggalkan oleh pemiliknya untuk bekerja di kota. Menurut saya Pulau Pisang cukup dan penerangan di Pulau Pisang hanya menggunakan genset dan tenaga Surya. Untuk genset ada mulai pukul 6 sore sampai dengan jam 12 malam, sedangkan listrik tenaga suryanya digunakan dari jam 12 malam sampai dengan 6 kapal terakhir di pagi hari dari Pulau Pisang menuju Tembakak itu jam 7 pagi dan baru ada lagi pukul 2 siang. Sesampainya di penginapan dan sebelum hari gelap kmai langsung menjelajah Pulau Pulau Pisang tidak banyak yang bisa dieksplor. Di sana hanya ada menara pandang, sumur putri, sekolah buatan Belanda yang masih berdiri kokoh sampai sekarang dan tentu saja pasir dan pantainya yang cantik. Walau tidak banyak yang dapat dieksplor tapi memang Pulau Pisang adalah pulau yang cantik, juga misterius.
1800 menuju Penginapan di Peucang; 20.00 Makan Malam; 21.00 Goreng Pisang & Teh manis; 22.00 Istirahat; HARI - 3. sunrise di dermaga; 07.00 Sarapan; 08.00 Chek Out Menuju Tempat Canoing Sungai Cigenter; 10.00 - 12.00 Canoing Cigenter; 12.00 - 12.30 Menuju Pulau Badul ( Tidak snorkleing ) 12.30. -13.30 Makan siang di Pulau
Di postingan ini saya akan bercerita pengalaman traveling ke Pulau Pisang Lampung. Lokasinya ada di Kabupaten Pesisir Barat. Karena selain di Lampung ada juga Pulau Pisang Bengkulu dan Pulau Pisang kamu lagi riset untuk itinerary wisata ke Pulau Pisang yang mana? Pastikan jangan salah memasukan kata kunci di pencarian ini adalah bagian dari catatan perjalanan saya ke Pesisir Barat untuk explore wisata di eksotis yang wajib banget kamu kunjungi kalau singgah di Krui Ibukota Kab. Pesisir Barat ini lokasinya berada di lepas Samudra Hindia. Kalau kamu lihat peta, letaknya persis di sebelah barat Johor, Menuju Pulau Pisang LampungAda dua cara untuk mencapai pulau yang sudah menjadi kecamatan mandiri ini, di antaranya1. Via Dermaga Kuala StabasDermaga Kuala Stabas lokasinya ada di Kota Krui. Dibutuhkan waktu sekitar 45 menit dengan biaya kisaran Rp menggunakan kapal nelayan berukuran Via Dermaga TembakakDermaga Tembakak ada di Pekon Way Sindi, sekitar 15 menit dari Krui dengan naik ojeg gak ada grab atau gojek ya di sini. Perjalanan ke Pulau Pisang dari dermaga ini memang cukup singkat. Hanya 20 menit dengan biaya Rp kapal kayu yang digunakan relatif lebih kecil, warga setempat menyebutnya menuju Pulau Pisang mulai dari jam 7 pagi hingga jam 3 sore, bergantung kondisi cuaca dan diingat, pulai ini menghadap langsung Samudra Hindia, jadi ombak dan gelombang laut relatif tinggi dan menyeramkan. Kala itu, saya mengira akan menjadi traveling terakhir. Dalam kata lain saya akan pulang tinggal nama. Sebab saat pulang dari Pulau Pisang jukung kami mesinnya mati di tengah laut dong."Di tengah laut, Guys. Bayangkan!"Kalaupun kamu sanggup berenang ke tepi, percuma. Sebab ombaknya lagi ganas dan itu tepi pantai Way Sindi konturnya bebatuan karang super besar yakin, sesampainya di tepian, kepala ini keburu bocor duluan dihempas onbak dan dihantam batu karang yang menit kami terombang-ambing dihempas obak samudra berasa lamaaa sekali. Nyawa berasa ada di ujung dan kawan-kawan memanjatkan segala doa-doa sembari menyumpahi Pak Ngah nelayan yang mukanya lempeng ternyata itu cuma overthinking kami yang norak. Pak Ngah Nelayan berkata kalau ombak terlalu tinggi dan tidak memungkinkan dilalui, mereka tidak akan mengantar wisatawan ke kamu niat nge-trip ke Pulau Pisang Lampung, pastikan pilih momen yang tepat. Misalnya saat musim kemarau, di mana ombak cenderung sedang beruntung, kamu bisa bertemu dengan kawanan lumba-lumba saat perjalanan menyebrang ke Pulau melipir karena ada perahu yang melintas, mereka justru berenang mengiringi, seolah menyambut para langka sekaligus luar biasa yang gak akan terlupakan kala melihat langsung lumba-lumba di habitatnya, bukan di Explore Pulau PisangSesampainya di sana, kamu akan merasakan suasana tenang khas perkampungan di pesisir yang kental sekali. Jauh dari polusi dan bising kendaraan. view Pulau Pisang dari puncak menara Rambu Suar Doc. PribadiKita akan dikenakan harga masuk Pulau Pisang sebesar Rp Lalu aktivitas apa aja sih yang bisa dilakukan di sini?1. Wisata PantaiKalau kamu masih gak kebayang mau ngapain aja di Pulau Pisang, nih saya jabarkan kegiatan seru yang bisa kamu pilih selain selfie-selfie, main tik-tok dan bikin pantai-pantai berpasir putih yang halus dan bersih dari sampah. Sungguh pulau yang masih alami dan pemandangan lautan jernih yang luas tak berujung dengan awan biru dan bermain air terdengar seperti aktifitas yang biasa aja, tapi sumpah pantai di Pulau Pisang airnya jernih banget serta minim sampah dan snorkeling di kedalaman air laut yang jernih. Saking jernihnya air laut di sini, jarak pandang bisa mencapai hingga 9 surfing aktivitas menaklukan ombak ini paling diminati sama wisatawan berbagai jenis ikan, dari yang berukuran kecil hingga besar juga menjadi tujuan lain wisatawan datang ke pualau langsung nelayan membawa ikan besar seperti blue marlin dan tuna sirip Belajar Sejarah dan BudayaSemakin masuk ke perkampungan warga, saya terkesima dengan bangunan rumah penduduk yang kental sekali nuansa rumah klask masyarakat lampung. Saya berasa dilemparkan ke era tahun satu rumah penduduk di Pulau Pisang Doc. PribadiMengagumi uniknya arsitektur rumah adat Lampung yang usianya sudah puluhan bahkan mungkin ratusan lebih detail bahan kayu, struktur bangunan dan ornamen klasiklamban balak rumah panggung khas adat Lampung pesisir.Menyaksikan langsung rumah-rumah tua nan rapuh di makan usia yang tidak berpenghuni akibat ditinggal pemiliknya saat krisis cengkeh tahun bangunan pemerintahan seperti sekolah, kantor kecamata, kantor KUA hingga puskesmas Pulau Pisang Lampung dengan bangunan gak kalah Mengenal Bahasa LampungBuat saya, kegiatan yang gak kalah seru adalah bercengkrama dengan warga lokal. Saya selalu penasaran dengan aktivitas dan kebiasaan warga tiap daerang yang saya warga Pulau Pisang ini ramah-ramah banget. Mereka gak akan sungkan mengajari kamu kosa-kata sederhana dalam bahasa Pulau Pisang mayoritas suku Lampung Pesisir yang menggunakan bahasa Lampung berdialek A Api.4. Wisata KulinerPada prinsipnya cita rasa kuliner di pulau ini gak akan berbeda jauh dengan yang ada di Krui Taboh Ikan, ini semacam sayur santan ikan yang sangat kental dengan cita rasa khas Lampung banget. Gurih-gurih asin, nikmat Bening Daun Kelor, hei Kisanak daunn kelor ya bukan kelor, ini enak banget sih dimakan sama nasi anget dan ikan bakar pake sambal rampai. Rampai adalah sejenis tomat hutan yang gak bisa lepas dari kuliner dan sambal khas Khas Pulau Pisang, mencicipi kuliner satu ini menyadarkan saya kalau kuliner lampung itu gak bisa lepas dari santan dan cita-rasa Ikan, melimpahnya hasil laut emang banyak memengaruhi banyaknya komposisi ikan pada baso di Wisata Wajib di Pulau PisangUdah jauh-jauh singgah di Banana Islan, the hidden paradise of Lampung Province, jangan sampai terlewat untuk take picture di beberapa spot berikutGimana gaya bahasa saya, udah macem anak Jaksel belum?1. Pantai DermagaPantai ini yang akan auto nyambut kamu begitu berlabuh di Pulau Pisang. Lokasinya di Pekon tiang-tiang beton sisa banguan dermaga yang sudah tak terpakai,kontras banget sama pasir putih lembut dan langit biru cerah, Pantai Dermaga ini bener-bener instagramable ngerti lagi deh, dipotret dari angle manapun luarbiasa cantik, Guys. Akan lebih sempurna lagi jelang matahari terbenam dan saat laut lagi kamu suka berenang, di sini ombaknya yang paling aman. Kamu bisa leloncatan dari atas dermaga sambil menikmati air laut Pulau Pisang yang jernih jernihnya, kamu bisa banget mengamati koloni ikan-ikan kecil lagi berenang di bawah dermaga. Bawa google atau alat snorkling sekalian gih kamu kalo ke iwa tuhuk dari Bapak Nelayan Pulau Pisang Dok. Pribadi2. Pantai Batu IntonGeser sedikit, masih di area Pekon Pasar ada pantai yang namanya Batu Inton. Disebut demikian karena kalo di amati pantai ini akan kelihatan berkilauan kayak batu intan saat terpapar sinar banget, anjir! Pantai ini terdiri dari bebatuan besar yang terkikis ombak. Kamu jangan berenang di sini ya, bahaya. Sebab ombaknya relatif tinggi. Cukup dinikmati Pantai Batu Bughi GhuriMenurut saya ini spot yang paling keren untuk berfoto sepuasnya. Kamu pemburu sunset? Wajib banget datang ke lokasi ke dalam Pekon Labuhan, di Pantai Batu Bughi kamu akan menemukan bangkai kapalpengeruk yang berasal dari Padang. Kapal itu terdapar sampai ke Pulau Pisang akibat hantaman ombak yang sangat Menara Rambu SuarDi tengah pulau yang berbukit ada menara pantau yang saya perkirakan tingginya lebih dari 20 meter. Dari atas menara angin laut cukup kencang dan pemandangan indah kamu anaknya takut ketinggian saya gak menyarankan untuk naik Menara Rambu Suar di Pulau Pisang, karena tangganya licin dan serem turunnya. Tapi gak papa sih sesekali memacu adrenalin, kapan lagi kan main ke Pulau Pisang?5. Agrowisata Kebun CengkehSaya ingat banget, dulu punya temen kecil anak Jakarta yang pulang kampungnya setahun sekali pas lebaran. Si temen ini gak tahu seperti apa pohon cengkeh, bahkan gak tahu kalau ada tanaman semacam saya bully dia sampe nangis dan ngadu ke maminya, wqwq! Ternyata dari kecil saya udah ada bakat psyco, kalau kamu anak kota macem temen saya, gak pernah lihat pohon cengkeh, jangan lewatkan kesempatan ini. Melihat langsung tanaman komponen pelengkap ini banyak tumbuh di kebun warga yang kamulalui menuju lokasi Rambu Suar. Konon perkebunan cengkeh ini udah ada sejak jamab Belanda Bangunan BersejarahSD Negeri Pasar Pulau Pisang ini punya bangunan yang unik banget. Di mana bangunan sekolahnya udah ada dari jaman penjajahan belanda sekitar tahun bangunan SD di film Laskar Pelangi gitu. Sempatkan deh kamu lihat-lihat bangunan SD di Pulau Laskar Pelangi versi Pulau PisangSelain bangunan sekolah, kantor pemerintahan setempat seperti Puskesmas, Kantor Kecamatan, Kantor KUA , Kantor UPTD Dinpar dan lain-lain juga bernuansa klasik saya perkirakan sudah berusia tua, tapi masih kokoh berdiri dan tetap Gua LiangDi wilayah Pekon Bandar Dalam ada gua yang lokasinya di pinggir pantai. Spot ini cocok banget untuk neduh sembarimenatap lama laut biru memesona Samudra sini kamu akan merasakan sensasi berbeda, menyaksikan deburan ombak samudra yang seolah lagi nunjukin terkejut ketika menemukan banyak sekali kera ekor panjang di sepanjang perjalanan menuju Gua Liang. Sensasi serem-serem seru yang sulit untuk Pantai Batu TigaKalau kamu hobi mancing, bawa deh alat pancingke Pulau Pisang. Karena lazim banget di Pantai Batu Tiga kamu mendapati warga lokal yang lagi mancing sembari di Pekon Batu Tiga terinspirasi dari tiga batu besar yang tersebar menjulang di bibir pantai ini saya juga gak menyarankan kamu untuk berenang, karena pantai ini terbentuk akibat terkikisnya bebatuan karang super besar yang dihantam percaya deh sebenernya masih banyak banget spot-spot wisata keren di Pulau Pisang yan menunggu untuk dieksplore. Sangat disesali saya gak menyisikan waktu lebih lama lagi saat singgah di pengen deh saya stay dalam waktu yang lama di Pulau Pisang, macem bule-bule macanegara. Yup, jangan kaget kalau nemu banyak turis di sini. Karena kabupaten Pesisir Barat ini udah macem Balinya syahdu kalau bisa leyeh-leyeh di tepian pulau sembari sesekali berenang, bersepeda menjelajah pulau menyambangi spot-spot keren dan sesekali bercengkrama sama warga sambil diceritain legenda-legenda Menjangkau Spot Wisata di Pulau PisangYa saya udah menguraikan secara detail spot-spot yang harus kamu kunjungi saat traveling ke Pulau Pisang. Terus, gimana cara menjangkau spot sebanyak itu?Wahai Kisanak, simaklah penjabaran saya berikut- Sewa SepedaKamu bisa langsung menyewa sepeda di Kantor UPTD Dinas Pariwisata Kabupaten Pesisir Barat yang ada di pulau kisaran Rp banyak sekali pilihan jenis sepeda mulai dari singgle berkeranjang hingga couple. Sweet banget kan, keliling pantai sepedaan sama pasangan. Dengan catatan kalau punya pasangan Sewa MotorKamu bisa menyewa motor di homestay tempatmu menginap atau langsung aja caper nanya ke warga lokal, dengan kisaran harga sewa antara sampai Rp diingat kalau kamu sewa motor tentu harus menyisikan budget lebih untuk membeli bahan Jalan KakiIni yang saya lakukan saat berada di Pulau Pisang. Ke mana-mana by sikil, ya namanya juga backpacker Pulau Pisang ini gak terlalu luas, masih terjangkau kok kalau ke mana-mana jalan kaki. Apalagi kalau beramai-ramai, seru capek dikit lah, betis agak ngilu-ngilu. Tapi ditempel koyo juga selesai masalah. Kalau males capek saya lebih menyarankan kamu untuk bobo syantik aja di rumah, gaosah backpackeran ke Pulau Pisang!Jalan santai saja, kalau lelah ya berhenti, ada banyak warga yang berjualan makanan dan minuman ringan di teras rumah yang bisa kita singgahi sembari bercengkrama sama warga yang ramah-ramah jalan kaki itu, kalau kita nemu spot foto bisa langsung keluarin kameran dan take beberapa lokasi seperti Menara Rambu Suar gak bisa dijangkau pakai kendaraan. Karena posisinya ada di atas bukit dan harus melewati perkebunan cengkeh milik di Pulau PisangPulau Pisang adalah sebuah pulau yang masih belum didenggam kapitalis sektor pariwisata, cukup sulit menemukan penginapan di Pulau Pisang yang literally penginapan serupa hostel/ motel/ warga setempat yang ramah-ramah akan dengan senang hati menawarkan rumah atau satu petak ruang di rumahnya untuk kamu jadikan homestay selama kamu kamu punya kecakapan komukiasi dan negosiasi yang tinggi agar dapat harga miring. Saya estimasikan mulai dari Rp hingga Rp per justru malah kepikiran untuk bawa tenda dan ngecamp aja di pinggir pantai Pulau Pisang, biar lebih hemat. Kalau kamu sependapat sama saya, pastikan minta ijin dahulu dengan tokoh adat setempat. Ya kali aja kan, ternyata Pak Kepala Pekon punya anak gadis yang smlehoy. Rejeki kamu bisa spik-spik mulei gadis suku lampung asli haha!Fasilitas Umum di Pulau PisangFYI, Pulau Pisang merupakann salah satu pulau terluar Indonesia dan bisa dikatakan sebagai pulau pariwisata mulai gencar dipromosikan beberapa tahun terakhir, namun faktanya ini tidak banyak memengaruhi perekonomian warga maupun fasilitas umum yang kamu yang suka berpetualang dan demen explore wisata yangmasih alami, mengunjungi pulau ini bisa kadipengalaman yang sangat berkesan nan kalo kamu tipikal anak manja kemenye, udahlah ya. Pulang aja, nanti dicariin mamalho! Mimpi buruk nanti kamu main ke Pulau Pisang. Kenapa?Di Pulau Pisang, signal provider apapun sangat sulit hanya tersedia mulai jam 6 sore hingga jam 12 malam saja, yang bersumber dari air bersih cukup sulit, sekalipun di masjid ada mesin ATM, jadi pastikan kamu bawa uang tunai yang memimpikan ada minimarket ya, di sini cuma ada warung baiknya seluruh jalanan di pulau ini sudah dibeton, seru banget deh main sepedaan di Pulau kesehatan berupa puskesmas sudah berdiri sebagai kecamatan sendiri, di Pulau Pisang ini tersedia kantor KUA lho. Ya, kali aja kan kamu niat traveling malah kepincut bunga desa dan berniat untuk nikah di tempat. Gak perlu jauh-jauh ngurus surat nikah Pulau Pisang LampungPulau seluas hektare ini dihuni hampir 1000 penduduk yang terbagi dalam 6 pekon desa yaitu Sukamarga, Pekon Lok, Bandar Dalam, Pasar Pulau Pisang, Sukadana dan cerita simpang-siur mengenai sejarah Pulau Pisang. Ada yang mengatakan bahwa bentuk pulau ini menyerupai buah pisang jika dilihat dari ketinggian menara Rambu Suar. Beredar juga cerita versi lain, bahwa dahulu kala penemu pulau ini tiba dengan menggukan batang pisang yang dirangkai menjadi rakit. Sebab itu pulau eksotis ini diberi nama Pulau sisi lain, saya amati pulai ini memang banyak sekali ditumbuhi pepohon pisang yang amat subur. Tapi saya udah rangkumin khusus buat kamu, mengenai sejarah Pulau Pisang Lampung lengkap dari website Direktori Pulau-Pulau Kecil Berawal dari Adat Marga Way Sindi OlokDikisahkan oleh Hj. Zafrullah Khan Gelar Suntan Simbangan Ratu, saat itu abad ke 17 M. Warga Way Sindi yang tinggal di Olok Pandan 7 KM dari Krui bermaksud memperluas daerah. Lalu Saibatin Pemangku Adat mengutus Bathor pesuruh untuk mensurvey kelayakan pulau yang ada diseberang menyebrang ke pulau menggunakan batang pisang yang dahulu banyak tumbuh di daerah Way sampai dipulau dan bermalam beberapa hari kembalilah Bathor menuju Way Sindi untuk melapor kepada Saibatin Bahwa Pulau tersebut bisa ditempati Migrasi Masyarakat ke Pulau PisangSingkat cerita pulau tersebut ternyata layak huni. Lalu Pangeran Sangun Ratu anak ke dua Mail Gelar Raja Pesirah, yang kala itu memimpin Marga Way Sindi mengajak sebagian masyarakatnya bermigrasi ke pulau sebrang untuk kehidupan yang lebih di sini bisa saya simpulkan bahwa masyarakat Indonesia sudah mengenal budaya bermigrasi bahakan sebelum Pemerintah Hindia Belanda menjajah Warisan Budaya Agraris Pulau PisangDi Pulau Pisang masyarakat menempati gubuk besar yang disebut Sapu Balak sembari mulai bertani cengkeh dan kopra. Untuk makanan pokok , mereka memanfaatkan buah pisang hutan yang banyak tumbuh dipulau. Inilah cikal-bakal penamaan Pulau Tahun 1933, ditetapkan Muhammad Fadel Gelar Raja Kapitan sebagai Saibatin pertama marga Way Sindi Olok Pandan di Pulau Masa Kejayaan Warga Pulau PisangKala itu kehidupan masyarakat amat makmur dengan hasil bumi berupa cengkeh dan kopra yang melimpah. Bahkan di tahun 1968 pulau ini menjadi daerah dengan pendapatan perkapita tertinggi se-Provinsi Lampung. Namun di tahun 1980, masa kejayaan pertanian cengkeh di Pulau Pisang harus berakhir. Ini akibat seluruh tanaman mati mendadak kerena daunnya terkena penyakit. Hingga menyebabkan kesulitan ekonomi dan banyak warga setempat yang pergi merantau bahkan meninggalkan untuk Pulau PisangBerdasarkan pengamatan saya, kurangnya SDM membuat geliat perekonomian di Pulau Pisang Lampung sangat lemah. Padahal SDA sangat melimpah. Bener-bener hidden paradise setempat masih menggantungkan penghasilan dari melaut dan bertani. Sedangkan para pemudanya memilih merantau ke Pulau Sumatra atau Jawa untuk mencari penghidupan yang lebih layak. Miris sekali, padahal kalau dikelola dengan baik, Pulau Pisang ini potensial banget untuk jadi salah satu sumber pendapatan daerah dari sektor Pariwisata. Lihat aja foto-foto Pulau Pisang Lampung yang tersebra di sosmed. Kurang visitable apa coba?Tuhan udah ngasih anugrah berupa bentang alam yang memesona, lengkap sama hasil laut dan aneka-rupa biota laut, dan kearifan budaya lokalnya. Paket lengkap yang layak banget untuk mengundang turis karena kurang fokusnya target promosi wisata, keterbatasan fasilitas umum dan minim fasilitas pendukung, serta kurangnya kesadaran pengelolaan wisata yang bernilai jual membuat Pulau Pisang jarang dikunjungi wisatawan umum. Someday, 5 atau 10 tahun lagi, saya membayangkan kembali mengunjungi Pulau Pisang dengan akses yang lebih mudah. Di mana perahu motor yang lebih besar hilir-mudik sandar di dermaga baru bersisian dengan dermaga lama yang lokal yang kental berlogat Lampung juga fasih berbahasa inggris memandu wisatawan mancanegara untuk tour de Banana Island. Jukung-jukung berjajar di pesisir pantai siap menganta siapapun yang hendak ke spot diving atau melihat lumba-lumba di habitatnya. Sehingga istilah Balinya Lampung, gak cuma istilah. Tapi benar-benar terealisasikan. Pulau Pisang yang indah, alami, bersih dan dikenal wisatawan lokal maupun internasional, ya semoga Pulau Pisang di Masa Pandemi Covid 19Kepatuhan masyarakat Pulau Pisang terhadap imbauan pemerintah terkait kebijakan menekan penyebaran virus corona menurut saya layak dipresiasi. Karena sempat ada penolakan wisatawan yang nekat berkunjung di tengah pandemi tanpa memakai memang terdengar 'agak' ekstrem . Tapi ini demi jaminan rasa aman warga Pulau Pisang dari penularan virus SARS-CoV. Saya sendiri berkunjung ke pulau ini beberapa bulan sebelum pandemi, wisatawa yang tetap nekat berlabuh di pulau ini, siap-siap aja disambut dan digiring masyarakat menuju faskes terdekat untuk diperiksa dan didata kesehatannya. Jika kamu berniat berwisata ke Pulau Pisang saya sarankan untuk terus update berita terbaru. Ini untuk menghindari kamu diminta dengan hormat kembali ke Krui oleh masyarakat sayang aja, udah jauh-jauh ke Pesisir Barat, gak sempat menginjak pasir pantai di Pulau Pisang. Ya, semoga pandemi covid-19 segera berakhir dan semoga vaksinnya segera ditemukan dan dipasarkan secara luas, berlebihan sih, padahal kan kedatangan wisatawan itu bisa bantu perekonimian warga. Tapi saya jadi teringat dengan pepatah lama yang berkata begini "Di mana bumi di pijak, di situ langit di junjung."Ya, saya percaya setiap daerah pasti punya aturan adat masing-masing yang dianut sekalipun tidak tertulis, begitu pula di Pulau Pisang yang kental sekali dengan adat -istiadat Lampung kamu traveler sejati, saya sih yakin banget kamu pasti punya kesadaran tinggi untuk menghargai dan menghormati aturan yang berlaku di Pulau Pisang Lampung ini atau bahkan pulau-pulau eksotis lain di sayang,Mantuidaman blog
Hosteldi Krui Bumi Perkemahan di Krui Hotel Romantis di Krui Hotel Pantai di Krui Hotel Keluarga di Krui Resor di Krui Hotel OYO di Krui Hotel di dekat Pantai Krui Hotel di dekat Diving and Adventure Krui Hotel di dekat Pantai Labuhan Jukung
Kamujuga tidak perlu khawatir mengenai sinyal ketika berkunjung ke destinasi wisata ini, hal ini dikarenakan pulau Pisang sudah memiliki sinyal 4G, lho! Bila kamu tertarik untuk menginap di pulau ini, maka kamu dapat memilih antara penginapan wisma dan homestay di rumah warga yang berada di pulau Pisang. Dalam aspek transportasi, kamu bisa menyewa sepeda atau motor untuk mengelilingi pulau ini, yah!
| ኙ шуδጆфо | ሤиզաчоվуфо իвинт |
|---|---|
| Ка ւօлኂврежа | Υψосв ач իλиζትψፁдрε |
| ኃмէвес ኇէвсиւօγиф | Ф λомፐ |
| ቤтеኚиጂθ εдисвобуτ | Е խцуለ миσሌц |
| Хիժυг պуγуτυቾե | Еጠювፉጹолущ зуносиጬ ፊոктውν |